Gatal Menggila di Malam Hari. Kenali Scabies dan cara memutus Penularanya

Charitas Hospital Belitang
Foto Page Detail

Scabies, atau kudis, adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi parasit tungau Sarcoptes scabiei. Penyakit ini sangat menular dan dapat menyebar dengan cepat melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.

Scabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh tunggau mikroskopis bernama Sarcoptes Scabiei. Tungau ini hidup dan berkembang biak dilapisan atas kulit manusia, menyebabkan rasa gatal yang intens. Gejala scabies biasanya muncul beberapa minggu setelah terinfeksi diantaranya, gatal hebat terutama di malam hari, ruam atau bentol kecil kemerahan, garis tipis seperti terowongan di kulit, luka akibat garukan. Area yang sering terkena meliputi sela jari, pergelangan tangan, ketiak, pinggang hingga area kelamin.

Gejala Scabies

Gejala scabies biasanya muncul 2-6 minggu setelah terpapar parasit. Gejala yang paling umum adalah:

  • Gatal-gatal yang parah, terutama pada malam hari

  • Ruam kulit yang merah dan bergerombol

  • Bintik-bintik kecil yang berisi cairan

  • Kulit yang kering dan bersisik

Mengapa gatal parah dimalam hari ?

Pada malam hari , aktivitas tungau meningkat, selain itu suhu tubuh yang lebih hangat saat tidur membuat rasa gatal terasa lebin intens seehingga penderita sering terbangun dan sulit beristirahat.
Scabies sangat mudah menular melalui

1. Kontak kulit langsung yang lama ( missal tidur Bersama)
2. Berbagi pakaian, handuk atau sprei
3. Lingkungan padat seperti asrama atau rumah dengan banyak penghuni

Pengobatan Scabies Pengobatan scabies biasanya melibatkan penggunaan obat-obatan yang mengandung permetrin atau ivermektin. Obat-obatan ini dapat digunakan dalam bentuk krim, losion, atau tablet. Selain itu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi gejala scabies, mandi dengan air hangat untuk mengurangi gatal-gatal menggunakan krim atau losion yang mengandung antihistamin untuk mengurangi gatal-gatal menghindari menggaruk kulit untuk mencegah infeksi sekunder.

Pengobatan scabies umumnya menggunakan obat oles ( krim atau lotion) yang diresepkan dokter seperti permethrin dan Benzylbenzoate.

Agar scabies tidak menyebar ada beberapa langkah yang dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Obati semua anggota keluarga atau kontak erat meskipun belum bergejala
  2. Cuci pakaian, sprei dan handuk dengan air panas
  3. Hindari berbagai barang pribadi
  4. Jaga kebersihan lingkungan
  5. Vakum Kasur dan sofa secara rutin

Komplikasi Scabies

Komplikasi scabies dapat terjadi jika penyakit ini tidak diobati dengan tepat atau jika pengobatan tidak efektif. Berikut beberapa komplikasi scabies yang mungkin terjadi:

  1. Infeksi Sekunder: Gatal-gatal yang parah dapat menyebabkan kulit tergaruk dan terbuka, sehingga memudahkan bakteri masuk ke dalam kulit dan menyebabkan infeksi sekunder. Infeksi sekunder dapat menyebabkan gejala seperti:
    1. Merah dan bengkak
    2. Panas dan nyeri
    3. Pus atau cairan yang keluar dari kulit.
  2. Kerusakan Kulit: Gatal-gatal yang parah dan berulang dapat menyebabkan kerusakan kulit, seperti: Kulit yang kering dan bersisik, Kulit yang tebal dan kasar, Kulit yang berwarna gelap atau hiperpigmentasi.
  3. Gangguan lainya
    1. Gangguan Tidur : Gatal-gatal yang parah dapat menyebabkan gangguan tidur, sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup sehari-hari.
    2. Depresi dan Kecemasan : Scabies dapat menyebabkan stres dan kecemasan, terutama jika tidak diobati dengan tepat. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas hidup dan hubungan dengan orang lain.
    3. Penyebaran Penyakit : Scabies dapat menyebar ke orang lain jika tidak diobati dengan tepat, sehingga dapat menyebabkan wabah penyakit di komunitas.
    4. Kerusakan Ginjal : Dalam kasus yang jarang, scabies dapat menyebabkan kerusakan ginjal jika tidak diobati dengan tepat.
    5. Penyakit Autoimun : Scabies dapat memicu penyakit autoimun, seperti lupus atau rheumatoid arthritis, pada beberapa orang.

Pencegahan Scabies

Untuk mencegah scabies, ada beberapa hal yang dapat dilakukan:

  1. Hindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi

  2. Jangan berbagi pakaian atau barang pribadi dengan orang lain

  3. Cuci pakaian dan barang pribadi secara teratur

  4. Jaga kebersihan diri dan lingkungan

Kapan Harus ke Dokter?

Jika Anda mengalami gejala scabies, sebaiknya Anda segera ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan mengambil sampel kulit untuk memastikan diagnosis scabies.

Referensi 

  1. World Health Organization.Scabies.2023.Available from https://www.who.scabies
  2. American academy of dermatology.2024.scabies: Diagnosis and treatment
  3. Djuanda,.A.,et Al,.(2017) Ilmu penyakit kulit dan kelamin .Jakarta: FKUI
  4. The New England Journal of Medicine (NEJM): NEJM Jurnal tentang scabies
  5. Indonesian Journal of Dermatology and Venereology: Jurnal tentang scabies, termasuk penelitian dan pengobatan di Indonesia.

 

Jangan biarkan rasa gatal merusak waktu istirahat dan kualitas hidup Anda. Penanganan yang salah atau penggunaan obat yang tidak tuntas hanya akan membuat tungau menjadi kebal.

Mengapa Anda Perlu Daftar MyCharitas Sekarang?

Dalam menangani infeksi kulit yang menular seperti Scabies, aplikasi MyCharitas memberikan Anda akses medis yang cepat dan efektif:

  • Konsultasi Dokter Spesialis Kulit & Kelamin (Dermatovenerologi): Dapatkan resep obat oles yang tepat (seperti Permethrin) dan panduan penggunaan yang benar agar tungau mati hingga ke telurnya.

  • Akses Layanan Cepat di Palembang: Mengingat tingginya mobilitas Anda di Palembang, gunakan MyCharitas untuk reservasi jadwal dokter tanpa perlu mengantre lama di rumah sakit.

  • Penanganan Komplikasi: Jika luka garukan sudah mulai bernanah atau bengkak (infeksi sekunder), dokter kami akan memberikan terapi antibiotik tambahan untuk mencegah kerusakan kulit Cpermanen.

"Kudis tidak akan hilang hanya dengan mandi biasa. Daftar MyCharitas hari ini untuk mendapatkan pengobatan tuntas bagi seluruh anggota keluarga Anda."


Kembali
Charitas Mobile Care